

okra (Hibiscus esculentus) merupakan sayuran sejenis oyong atau gambas. Citarasnya pun mirip, hanya okra berlendir dan agak liat sehingga memerlukan waktu memasak sedikit lebih lama. Ibu bisa mengolahnya menjadi isi sup bening, ditumis dengan daging atau seafood. Jika ibu suka sayuran berkuah santan, okra bisa dibuat sayur bobor atau dimasak seperti kari. Sebelum diolah, potong-potong dan cuci okra dengan air garam, dengan cara ini okra semakin kesat dan lendirnya berkurang. Selamat Memasak!
Cara Membuat:
Rebus semua bahan kecuali bibit bakteri dan asam. Saring dan dinginkan dalam suhu 25-30oC. Tambahkan bakteri Acetobacter xylium dan asam cuka, aduk rata. Tuang campuran ini dalam baskom atau loyang pelastik hinga ketinggian air 2 cm. Tutup atasnya dengan kain kasa atau kertas. Inkubasikan/fermentasikan selama kurang lebih 1 minggu dalam suhu ruang dan di tempat yang gelap. Setelah terbentuk lapisan nata, angkat lapisan yang menyerupai agar-agar ini. Potong-potong dan rendam dalam air bersih hingga rasa asamnya hilang. Agar lebih tahan lama, rebus nata selama 5-10 menit. Rendam dalam larutan sirup gula atau sirup buah aneka rasa. Kemas sesuai selera.